Teks Debat tentang Pentingnya Bahasa Inggris di Era Globalisasi

Teks Debat tentang Pentingnya Bahasa Inggris di Era Globalisasi

Kita bisa berkomunikasi sama orang asing dalam bahasa yang masih sama . Maka, semakin lebih gampang untuk pahami keduanya. Misalnya, orang Indonesia bicara sama orang Tiongkok. Bila mereka bicara dalam bahasa negaranya, pasti mereka tidak sama-sama memahami. Tetapi, bila bicara dalam bahasa yang masih sama, komunikasi akan berjalan secara baik!
Bila kita bicara bahasa Inggris, sudah pasti beberapa orang akan memerhatikan. Kita akan dilihat jadi orang yang pintar karena sama dengan orang asing.

Kami yakin bila tidak bisa bicara dengan bahasa Inggris kita tidak bisa dikenali seseorang. Bila bisa bicara bahasa Inggris secara baik, karena itu kita akan secara gampang mendapatkan keberhasilan di zaman globalisasi ini.
Negara Amerika sebagai negara termaju masyarakatnya memakai bahasa internasional yakni bahasa Inggris . Maka, kita sebagai masyarakat dunia harus dapat kuasai bahasa Inggris.

Tim Melawan/ Oposisi:

Saya sangat tidak sepakat dengan opini “Bahasa Inggris sebagai bahasa atau alat yang terpenting di Indonesia”. Anda menjelaskan negara termaju memakai bahasa Inggris dalam bicara. Tetapi, berikut point yang perlu jadi perhatian.

1. Sisi Tehnologi

Anda ketahui Jepang dan Korea ialah negara yang kuat. Mereka bagus di bagian tehnologi. Mereka jadi produsen transportasi, komunikasi, dan lain-lain. Apa mereka memakai bahasa Inggris? Tidak, mereka masih tetap memakai bahasa mereka sendiri.

Maka bila ingin mendapatkan keberhasilan di zaman globalisasi, kita harus menambahkan atau membuat bertambah pengetahuan kita di bagian tehnologi. Bila kita memiliki ketrampilan di bagian tehnologi, saya yakin akan klik disini beberapa orang dari berbagai negara mendatang untuk belajar dalam Indonesia . Maka, mereka akan belajar bahasa Indonesia, kita tidak butuh bahasa Inggris.

2. Sisi Perdagangan

Tiongkok ialah negara yang berhasil sukses di bagian perdagangan. Mereka berdagang di negara mereka sendiri sampai ke negara lain. Mereka memiliki loyalitas. Mereka harus terus memakai bahasa asli mereka untuk berkomunikasi. Mereka yakin jika keberhasilan tidak dari bahasa Inggris, tetapi dari kualitas perdagangan. Anda ketahui? Mereka memakai bahasa Tiongkok untuk lakukan penawaran dagang . Maka, hal itu menunjukkan jika bahasa Inggris tidak penting.

3. Sisi Pendapatan Alami

Arab, mereka memakai bahasa Arab untuk berkomunikasi. Mereka yakin jika mereka bisa tembus pasar internasional dengan memakai kekuatan pendapatan alami.

Selain itu, kita bisa berpikiran mengenai bahasa kita. Di zaman Globalisasi, bahasa Inggris sangat populer. Dimulai dari siswa sampai karyawan, mereka memakai bahasa Inggris. Pada akhirnya, mereka berpikiran jika bahasa Indonesia tidak penting. Walau sebenarnya, bahasa itu ialah bahasa nasional mereka sendiri. Ini bisa melunturkan rasa nasionalisme warga Indonesia.

Bila kita ketahui sejarah, beberapa pahlawan kita berusaha untuk menjaga bahasa Indonesia. Tetapi, saat ini beberapa orang Indonesia yang malu menggunakan bahasa Indonesia. Mereka menjelaskan jika bahasa Indonesia tidak kekinian . Maka, saya tidak sepakat bila bahasa Inggris jadi alat yang terpenting di zaman globalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *